Alam Semesta dan Manusia

16 September 2010 at 10:07 am Tinggalkan komentar

Cibinong, 15 September 2010
Jika alam semesta adalah materi dan immateri, apakah immateri alam semesta adalah superset dari immateri manusia? Untuk menjawab ini, marilah kita lihat sebentar mengenai konsep materi dan immateri dalam pembahasan sebelumnya.

Immateri adalah memori, informasi, gagasan, pikiran, kesadaran dan kehendak atau hal-hal lain yang bukan materi. Tetapi Immateri terkait erat dengan materi, karena immateri memerlukan materi untuk bisa diungkapkan. Perubahan atau transformasi materilah yang bisa menghadirkan immateri. Tanpa adanya perubahan materi, immateri tidak ada artinya. Tanpa perubahan (termasuk perbedaan), tanpa noktah hitam diatas putih, tanpa angka 1 diantara lautan nol, tanpa lubang diantara dataran, tidak ada itu yang namanya informasi, tidak ada itu yang namanya ide, tidak ada itu yang namanya kehendak. Singkatnya tranformasi atau perubahan materi adalah media dari immateri itu sendiri.

Saat kita membicarakan alam semesta, maka secara definisi ia adalah melingkupi segala materi yang mungkin ada. Materi ini adalah partikel, energi dan dimensi yang menyertainya. Energi adalah materi, hal ini sudah dikonfirmasi oleh sifat dualisme partikel dan energi. Dimensi yang menyertainya adalah ruang dan waktu, termasuk kekosongan. Kekosongan adalah bagian dari dimensi ruang yang ada karena ketiadaan partikel atau energi.

Manusia terdiri dari materi dan immateri. Badan kita berasal dari lingkungan kita, tersusun dari sel-sel yang tumbuh berkembang, hilang dan berganti. Sel-sel ini adalah materi yang berasal dari asupan makanan yang kita ambil atau kita pinjam dari sebagian sangat kecil dari alam semesta. Karenanya materi manusia tidak diragukan adalah bagian dari materi alam semesta. Jika materi manusia disebut sebagai m, maka jumlah materi manusia disebut sebagai sigma m. Pastilah sigma m bahkan ditambah dengan materi bintang dan galaksi adalah lebih kecil atau sama dengan materi alam semesta itu sendiri.

Bagaimana dengan immateri manusia. Immateri manusia juga tumbuh, berkembang dan berubah. Memori kita saat kecil berbeda dengan memori kita saat dewasa. Tumbuh, hilang berkembang, tetapi umumnya lebih lengkap. Begitupun dengan kesadaran kita, ia akan meningkat seiring dengan kualitas interaksi kita. Memori saya dan memori anda-anda sekalian mungkin bisa jadi ada sebagian yang sama, tetapi memori saya tidak akan lebih besar dari memori saya ditambah dengan memori anda-anda sekalian. Kesadaran spiritual Abraham, Budha, Musa, Yesus dan Mohammad bisa jadi lebih dalam, dibanding dengan kesadaran kita semua. Tetapi kedalamannya tidak akan lebih dalam dari gabungan kesadaran Abraham, Budha, Musa, Yesus, Mohammad dan kita semua.

Sebagaimana sifat immateri, ia hanya bisa hadir dalam transformasi media. Untuk manusia sebagian immaterinya bisa hadir dalam aktivitas materi yang disebut otak kita. Saat kita menulis sebenarnya kita juga mencopy atau bahkan memindahkan sebagian immateri kita kedalam media lain selain tubuh kita sendiri. Pernah lihat bagaimana ‘pangeran kegelapan’ dalam film Harry Potter bisa abadi karena hadir dalam media lain khan. Saat ini kita juga bisa mengcopy sebagian immateri kita kedalam komputer atau robot. Pernah kita lihat bagaimana sang creator memindahkan kesadarannya kedalam I-Robot dalam film evolusi bangsa robot yang bagus itu khan. Mungkin kelak kita bisa merasakan immateri tumbuhan, binatang, bintang atau bahkan mencopy immateri kita kedalam media yang lain.

Apakah immateri kita merupakan subset dari immateri alam semesta? Iya itu pasti. Karena dipindahkan kemanapun immateri kita ia tetap memerlukan perubahan materi untuk bisa hadir dan berarti. Materi itu adalah bagian dari alam semesta. Karenanya immateri yang menggunakan perubahan segala materi yang mungkin ada adalah bagian dari immateri alam semesta itu sendiri. Maka secara sederhana immateri alam semesta adalah superset dari immateri manusia. Inilah yang dimaksud dengan “immateri apakah yang paling lengkap untuk bisa mengungkapkan seluruh rahasia alam semesta? …… Tentu saja adalah semua immateri yang mungkin ada pada alam semesta itu sendiri”. Karena segala keberadaan materi sebagai definisi akan disebut sebagai alam semesta, tidak ada materi lain diluar alam semesta. Karena jika ada materi lain diluar alam semesta yang kita kenal, maka ia mesti menjadi bagian dari alam semesta itu sendiri karena definisinya. Karenanya semua immateri hanya akan diwakili oleh perubahan materi alam semesta itu sendiri.

Bisakah kita memindahkan sebagian immateri manusia lainnya kedalam materi kita, atau bisakah kita memindahkan sebagian immateri galaksi kedalam diri kita? Memindahkan immateri penulis kedalam materi kita bisa kita lakukan dengan membaca tulisannya. Memindahkan sebagian immateri galaksi kedalam diri kita bisa kita lakukan dengan mengamatinya. Menyambungkan immateri rembulan kedalam sistem tubuh kita pernah dilakukan oleh Budha tatkala berempati penuh atas rembulan. Dan itu semua tetap dalam koridor immateri kita adalah subset dari immateri alam semesta.

salam,
-yohan-

Entry filed under: Spiritual. Tags: , , , , .

Materi dan Immateri Uang dan Emas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

September 2010
S S R K J S M
« Des   Okt »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: